PU BANGUN
Meningkatkan Profesionalisme dan Kualitas Tenaga Kerja Konstruksi di Indonesia
- PU BANGUN (Perkumpulan Pakar Utama Bangunan Nusantara) berdiri berdasarkan Akta Notaris Juliana, SH, M.Kn Nomor 16 tertanggal 28 September 2022 dan dideklarasikan saat Rapat Anggota 1 pada tanggal 2 November 2022 di Jakarta. Kemudian dilakukan Rapat Anggota pada 29 Oktober 2025 di Jakarta.
- PU BANGUN didirikan berdiri dengan tujuan utama mengimpun, membina, mengembangkan, dan meningkatkan kemampuan tenaga kerja konstruksi di Indonesia. Dalam upayanya mencapai tujuan tersebut, PU-BANGUN telah menginisiasi berbagai kegiatan Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB), seperti seminar, diskusi, focus group discussion (FGD), dan lainnya, untuk meningkatkan profesionalisme dan kualitas tenaga kerja konstruksi di tanah air.
- Salah satu tujuan PU-BANGUN adalah mendirikan Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) yang akan bertanggung jawab dalam menerbitkan SKK bagi anggota dan tenaga kerja konstruksi.
MARS PU-BANGUN
Klien Kami
Tanya Jawab
Pertanyaan Umum Tentang PU-BANGUN
PU-BANGUN adalah singkatan dari “Perkumpulan Pakar Utama Bangunan Nusantara,” sebuah asosiasi di Indonesia yang bertujuan meningkatkan kemampuan dan profesionalisme tenaga kerja di sektor konstruksi. Melalui program PKB dan uji kompetensi SKK, PU-BANGUN berupaya meningkatkan kualitas industri konstruksi secara berkelanjutan.
PU-BANGUN berencana untuk mendirikan Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) sebagai lembaga yang akan bertanggung jawab dalam menerbitkan Sertifikat Kompetensi Kerja (SKK) bagi anggota Asosiasi Konstruksi Indonesia (AKI) dan tenaga kerja konstruksi di seluruh Indonesia. Peran LSP adalah untuk mengadakan uji kompetensi dan mengeluarkan SKK kepada tenaga kerja yang telah memenuhi persyaratan dan standar kompetensi yang ditetapkan oleh PU-BANGUN. SKK dianggap sebagai bukti kompetensi dan kemampuan kerja yang diakui secara nasional.
PU-BANGUN mendukung tenaga kerja konstruksi dalam mendapatkan SKK melalui berbagai program dan kegiatan, termasuk pengembangan keprofesian berkelanjutan (PKB) seperti seminar, diskusi, focus group discussion (FGD), dan lokakarya. Selain itu, PU-BANGUN berkolaborasi dengan perusahaan dan lembaga yang sudah memiliki LSP untuk menyelenggarakan uji kompetensi SKK di lokasi perusahaan anggota AKI. Hal ini memudahkan tenaga kerja dalam mendapatkan SKK tanpa harus meninggalkan tempat kerja mereka dan mendorong lebih banyak tenaga kerja untuk mengikuti proses sertifikasi dan meningkatkan kualitas industri konstruksi secara keseluruhan.
Program unggulan PU-BANGUN dalam meningkatkan kemampuan dan profesionalisme tenaga kerja di sektor konstruksi meliputi Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) seperti seminar, diskusi, focus group discussion (FGD), dan lokakarya. PU-BANGUN juga berkolaborasi dengan perusahaan dan lembaga yang sudah memiliki LSP untuk menyelenggarakan uji kompetensi SKK di lokasi perusahaan anggota AKI. Selain itu, PU-BANGUN bekerja keras untuk menyusun dan mengembangkan standar kompetensi tenaga kerja konstruksi untuk mendukung kualitas industri konstruksi yang lebih baik.
